Thursday, September 15, 2016

Tentang W dan Pertanyaan-Pertanyaan yang Tersisa


 


**mengandung spoiler**
W (Two Worlds) diawali dengan kuat dan membekas. Saya sudah menyukai drama ini sejak episode pertama. Ide ceritanya fresh, tokoh-tokohnya menarik, genre-nya campur aduk: romance, fantasy, thriller, mystery. Dan yang tak kalah penting, Han Hyo Joo cantik bangeeet :”> chemistry-nya dengan Lee Jong Suk patut diacungi jempol.

Drama ini baru saja tamat semalam, saya sampe bela-belain bangun dari dini hari demi nonton episode terakhirnya >,<, demi menghindari spoiler x)). Endingnya lumayan. Tapi.... kurang memuaskan. Menurut saya pribadi, endingnya sedikit terburu-buru, lemah, dan kurang berkesan. Saya ngerti, memang akan sangat tak masuk akal apabila semuanya mendapat happy ending (baca: Kang Chul dan Oh Seong Moo bisa sama-sama selamat). Tapi justru bukan itu masalahnya.

Akar masalah utama drama ini (lagi-lagi ini menurut saya lho, kalau tak setuju ya silakan) ada di pengulangan-pengulangan yang jujur membuat saya menjadi sedikit lelah. Maksud saya, sejak dari ide untuk membuat apa yang dialami oleh Kang Chul sejak pertama kali bertemu Yeon Joo sebagai mimpi lalu ingatannya akan itu terhapus, saya sudah merasa keberatan dengan ke-bertele-tele-annya. Tapi, sampai sini kemudian saya masih percaya dengan kegeniusan penulis skripnya, karena Kang Chul yang dibuat lupa ternyata ada alasannya, ditambah konflik yang semakin rumit ketika si penjahat diberikan identitas.


 Kang Chul & Oh Yeon Joo

Tapi... serius saya pengin tahu, yang ngikutin serial ini, kalian perhatikan nggak pola pengulangan di plot-nya: konflik -> penyelesaian -> twist yang mengejutkan yang akan mengarahkan ke -> konflik lagi (yang lebih besar) -> penyelesaian. Gitu terus sampe episode terakhir. Bukan, saya bukan mengharapkan adegan lovey-dovey-nya diperbanyak. Cuma, penyelesaian konfliknya kadang terlalu cepat. Dan jujur saya mabok twist pas ngikutin drama ini saking banyak twist-nya. Beruntung tiap episode drama ini tetap bikin saya penasaran untuk tahu kelanjutannya.

Di sini saya nggak akan membahas plot hole sih, karena saya juga sebenarnya masih bingung apakah yang saya kira plot hole memang begitu kenyataannya, atau saya yang melewatkan detail kecil sehingga saya sendiri yang mengiranya plot hole (makanya saya butuh banget mau baca skrip episode 1-15 yang dibocorokan oleh penulisnya itu >,< semoga secepatnya akan ada yang berbaik hati menerjemahkan). Tapi saya akan menuliskan beberapa pertanyaan yang masih belum terjawab, di antaranya:


  • Dari yang paling dasar dulu deh, di episode pertengahan menjelang akhir baru saya sadar (ke mane ajee? x)) kalau yang masuk ke dalam cerita webtoon yang dibaca orang-orang tidak hanya ketika Kang Chul berada di dunianya tapi juga ketika dia di dunia nyata. Nah, apakah semua yang dilakukan Kang Chul di dunia nyata ini masuk ke cerita webtoon? Atau dipilih yang penting saja? Lalu kalau dipilih, apa kriterianya? Siapa yang memilih? #laah x))
  • Saya masih gagal paham dengan cara kerja webtoon-nya yang bisa tergambar dengan sendirinya, dan langsung di-post dengan sendirinya juga. Di awal-awal episode (seingat saya, CMIIW ya, saya orangnya pelupa) kan masih melalui editor, via email. Bagaimana ketika di pertengahan? Apakah “sesuatu yang misterius” itu masih memerlukan bantuan editor untuk mem-posting webtoon-nya, atau langsung ke-post dengan sendirinya? Sepertinya yang kedua ya? Tapi kenapa tak dari awal saja? Kenapa di awal harus melalui editor-yang-saya-lupa-namanya itu?
  • Pertanyaan-pertanyaan selanjutnya berhubungan dengan episode terakhirnya, salah satunya cincin kawin yang tiba-tiba nggak jadi lenyap (awalnya hilang mendadak pas adegan Yeon Joo nangis di rumah sakit), nongol lagi setelah Kang Chul kembali ke pelukan Yeon Joo #tssaaah. Juga foto, Kang Chul bisa membawa foto (yang digambar oleh ayahnya Yeon Joo di dunia webtoon, dengan drawing tablet replika buatan dunia webtoon juga). Apakah cincin kawinnya kembali lagi karena Kang Chul telah kembali? Kalau begitu bagaimana dengan drawing tablet replika yang hilang di hadapan Soo Bong itu dong? Apa jadi muncul lagi? Atau.... cincin itu sebenarnya Kang Chul beli di dunia nyata? Bukan produksi dunia webtoon? Terus dari mana Kang Chul punya uang? Kan katanya cincin kawin mereka itu mahal.
  • Kenapa dunia webtoon masih tetap berjalan meski tulisan the end muncul? Apa karena itu bukan the end sebenarnya lantaran Kang Chul masih hidup? Terus kalau Kang Chul pindah ke dunia nyata gimana nasib dunia webtoon-nya? Masih berjalan sebagaimana mestinya? Atau ada efek samping? (((efek samping xD)))

Park Soo Bong
 
  • Selanjutnya, nasib Soo Bong! Ini yang paling penting. Menurut saya yang paling malang di drama ini ya karakter Soo Bong. Dia menjadi saksi penembakan Oh Seong Moo, dia juga yang ditakut-takuti ketika wajah Oh Seong Moo mendadak lenyap (sampe pingsan lho! Ciyan ._.), belum lagi dia harus berbohong ke beberapa orang tentang keberadaan Yeon Joo ketika Yeon Joo berada di dunia webtoon, belum lagi dia harus repot-repot mencari, menjemput Yeon Joo atau Seong Moo ketika mereka kembali lagi ke dunia nyata. He deserves a happy ending, for God’s sake! Seenggaknya ketemu sekaliii aja kek sama idolanya: Yoon So Hee.
  • Terakhir, yang ini agak nggak penting sih. Saya cuma mau mempertanyakan kenapa adegan back hug sambil masak (hal romantis yang tersisa yang belum dilakukan Kang Chul ke Yeon Joo) yang saya tunggu-tunggu itu malah nggak ada? -_______-


Iya, saya emang penonton yang bawel. Terlalu dibawa serius padahal ini toh cuma sekadar drama. Tapi, saya bakalan gelisah kalo nggak nulis ini, saya menyayangkan hal-hal yang menurut saya kurang, tapi hal tersebut tetap tidak mengurangi kekaguman saya pada si penulis skripnya.

Drama ini terbantu dengan genre fantasy-nya yang memang sudah diumumkan sebelumnya, jadi semuanya jadi terasa cukup masuk akal (namanya juga fantasi ~_~), jika konsep cerita W dari awal memang sudah seperti ini. Kalau soal akting, nggak usah diragukan lagi ya, tentu saja akting dari para pemainnya juga berperan besar, terutama akting Kim Eui Sung yang harus berperan menjadi dua tokoh dengan karakter bertolak-belakang. 

Omong-omong, saya pernah membaca fan theory dari salah satu artikel di Soompi. Ada dua teori sih, dan kesemuanya menarik, yang pasti jauh lebih make sense (lagi-lagi menurut saya).


Oh Seong Moo a.k.a Papahnya Yeon Joo a.k.a Papah Mertua....
...nya Kang Chul

Teori pertama, yaitu bahwa sebenarnya ada kreator ketiga selain Seong Moo dan Yeon Joo. Nah si kreator ketiga inilah yang mengendalikan si penjahat dan merencanakan semuanya. (perlu diketahui bahwa teori ini sudah ada di awal-awal episode W, jauh sebelum episode yang menceritakan bahwa si pembunuh kemudian diberi wajah sama seperti Oh Seong Moo). Kurang nendang? Tunggu sampai kamu membaca teori kedua.

Teori kedua intinya berspekulasi bahwa dunia Yeon Joo ternyata juga bukan dunia sebenarnya (bisa jadi dunia webtoon juga). Ada dunia ketiga, nah kreator sebenarnya yang mengendalikan kedua dunia ini (dunia Yeon Joo dan dunia Kang Chul), hidup di dunia ketiga (dunia nyata yang sebenarnya). Semuanya jadi lebih masuk akal kan? Terutama lubang di sana-sininya, bisa menjadi tak berarti lagi. Saya pribadi amat menyukai teori ini, dan ketika membacanya hampir percaya kalau di episode terakhir akan ada twist besar tentang dunia ketiga ini. Tapi itu hanya impian belaka :p sepertinya saya harus nulis fanfik soal endingnya nih, biar bisa puasss xP





p.s.: bisa jadi tulisan ini akan saya update ketika saya tahu jawaban dari satu atau beberapa pertanyaan saya di atas lewat episode spesialnya yang tayang malam ini, atau jika saya punya kesempatan buat baca skrip aslinya. Bisa jadi.


Tentang Age of Youth dan Alasan Kenapa Harus Ada Season 2-nya


 
Kali pertama melihat posternya di koreandrama.org (tempat saya biasa ngecekin judul-judul drama baru), kesan saya biasa saja. Nggak menarik perhatian. Malah cenderung masuk ke kategori yang tak akan saya kasih kesempatan meski cuma satu episode jika melihat dari sinopsisnya.

Oh ya, kebiasaan saya yang lain terkait per-drama-Korea-an adalah baca artikel spoiler di kkuljaem, meski artikel tersebut tentang drama-drama yang nggak saya tonton. Daripada rating, saya lebih suka mengetahui pendapat-pendapat netizen di sana tentang dramanya.

Dan, respon untuk Age of Youth tanpa saya duga amat positif. Dari situlah saya mulai tergerak untuk mencoba satu episode drama ini. Cast-nya bisa dibilang pendatang baru semua—setidaknya saya nggak kenal, kecuali Ryu Hwa Young. Dan untuk episode pertama sendiri, sudah langsung mencuri perhatian saya. Saya cowok, dan hal yang ajaib buat saya bisa relate ke tokoh-tokoh di dalam drama ini. Episode satu berhasil menaik-turunkan emosi saya lewat si pendiam Eun Jae, saya bisa ikut merasakan kegelisahannya berada di tempat baru, kemarahan-kemarahan yang dia pendam. Sampai akhirnya melampaui batas dan meledak. Setelah episode pertama ini saya langsung penasaran dengan kelanjutannya, dan sampai akhirnya drama menjadi tontonan reguler saya di akhir pekan.

Bagian paling saya suka dari drama ini adalah opening credit-nya. Setiap episode dibikin berbeda sesuai dengan apa yang mau diceritakan di episode tersebut. Ah ya, tentu saja penutup di setiap episodenya, sesi wawancara untuk tokoh-tokoh utama serta beberapa tokoh pendukungnya itu lho, bikin penonton jadi makin terasa dekat dengan mereka.

Kekuatan drama ini sendiri terletak pada tokoh-tokohnya yang manusiawi, karakter-karakter mereka yang berbeda-beda, dan bagaimana penonton bisa dengan mudah mengerti mereka. Konfliknya sendiri mencakup banyak persoalan, semuanya rumit dan dalem. Bahkan sampai melibatkan nyawa. Hidup dan mati.
 

Dari kiri ke kanan: Yoo Eun Jae, Song Ji Won (Senior Song), Yoon Jin Myung (Senior Yoon), Jung Ye Eun (Senior Jung/Madame Jung), Kang Yi Na (Kang Unni)

 Kalau ditanya tokoh favorit, saya bingung. Apakah saya lebih suka Eun Jae yang pendiam, manis, tapi ternyata memendam sesuatu yang kejam, atau Senior Song yang hidupnya easy-going namun kesepian karena kurang beruntung dalam hal cinta tapi bisa dibilang yang paling perhatian dengan teman-temannya. Atau Kang Unni yang sering dicap murahan tapi sebenarnya punya masa lalu yang kelam. Atau Senior Jung yang manis tapi kurang pintar dalam memilih cowok. Atau sang pekerja keras, Senior Yoon? Semuanya punya pribadi yang unik sih, dan masing-masing memiliki momen di mana pesona mereka terpancar paling kuat. Nonton deh kalo nggak percaya. *tetep promosi*

*(lewatkan saja bagian terakhir di bawah ini jika kamu ingin menghindari spoiler)

Lalu, alasan kenapa drama ini harus ada season 2-nya (dengan cast yang sama, tentu saja):
  • Saya puas dengan endingnya, namun masih tidak siap untuk berpisah dengan cewek-cewek kos Belle Epoque. 12 episode terlalu singkat!
  • Masih banyak pertanyaan-pertanyaan di benak saya yang belum dijawab seperti: tokoh cewek mantan penghuni kos yang dilihat oleh Eun Jae fotonya (di episode pertama). Apa sebenarnya yang terjadi dengannya dan 4 penghuni lama?
  • Siapa Hyo Jin? Nama yang disebut oleh Senior Song di ending episode 10?
  • Senior Song pantas punya akhir bahagia untuk masalah cintanya juga! Memang ada peluang sih, tapi, saya sebagai penggemar Senior Song garis keras butuh kepastian!